Kediri Technopark Logo

AI Kini Bisa "Menghidupkan" Orang yang Telah Meninggal dalam Video, Tarifnya Mulai Rp 7 Juta

A
Andyka
28 Juli 2026
4 menitTechnology & Innovation
AI Kini Bisa "Menghidupkan" Orang yang Telah Meninggal dalam Video, Tarifnya Mulai Rp 7 Juta

Kemajuan teknologi AI generatif menghadirkan fenomena baru yang sebelumnya hanya ada dalam film fiksi ilmiah. Kini, berbagai perusahaan menawarkan layanan yang mampu membuat video digital seseorang yang telah meninggal menggunakan foto, rekaman suara, dan arsip video yang pernah ditinggalkan.

Hasilnya bukanlah proses "menghidupkan kembali" seseorang secara nyata, melainkan menciptakan avatar digital yang dapat berbicara, bergerak, bahkan menyampaikan pesan berdasarkan data yang tersedia.

Bagaimana Teknologi Ini Bekerja?

Layanan tersebut memanfaatkan kombinasi beberapa teknologi AI modern, antara lain:

  • Generative AI.
  • Model sintesis wajah.
  • Voice cloning.
  • Lip-sync otomatis.
  • Video generation.
  • Animasi berbasis foto.

AI menganalisis berbagai materi yang diberikan keluarga, kemudian menghasilkan video baru yang tampak alami seolah-olah orang tersebut sedang berbicara.

Digunakan untuk Memorial Digital

Sebagian penyedia layanan memposisikan teknologi ini sebagai bentuk penghormatan kepada orang yang telah meninggal.

Beberapa contoh penggunaannya meliputi:

  • Video kenangan keluarga.
  • Pesan perpisahan digital.
  • Dokumentasi sejarah keluarga.
  • Arsip biografi interaktif.
  • Peringatan atau memorial.

Tujuannya bukan menggantikan sosok asli, melainkan membantu menjaga kenangan melalui media digital.

Muncul Perdebatan Etika

Di balik kemampuannya, teknologi ini memunculkan sejumlah pertanyaan penting.

Beberapa isu yang banyak dibahas meliputi:

  • Persetujuan penggunaan identitas seseorang.
  • Privasi data pribadi.
  • Potensi penyalahgunaan deepfake.
  • Dampak psikologis bagi keluarga.
  • Keaslian informasi yang disampaikan AI.

Karena itu, banyak pakar menilai teknologi seperti ini memerlukan aturan yang jelas agar tidak disalahgunakan.

AI Generatif Terus Berkembang

Kemampuan membuat video realistis berkembang sangat cepat berkat model AI generatif terbaru.

Teknologi yang sebelumnya membutuhkan studio animasi kini dapat dilakukan secara otomatis menggunakan model AI yang mampu menghasilkan gerakan wajah, ekspresi, hingga sinkronisasi suara dengan kualitas yang semakin natural.

Fakta Penting

  • AI generatif dapat membuat avatar digital berdasarkan foto, video, dan rekaman suara seseorang.
  • Hasilnya berupa video sintetis yang menyerupai orang asli, bukan menghidupkan kembali secara biologis.
  • Layanan ini banyak digunakan untuk memorial digital dan dokumentasi keluarga.
  • Teknologi tersebut juga memunculkan isu etika mengenai persetujuan, privasi, dan potensi penyalahgunaan.
  • Kemajuan model video AI membuat kualitas avatar digital semakin realistis.

Ketika AI Menjadi Penjaga Kenangan

Kemampuan AI membangun representasi digital seseorang membuka peluang baru dalam cara manusia mengabadikan kenangan. Namun, di saat yang sama, teknologi ini juga menuntut tanggung jawab besar dalam penggunaannya.

Ke depan, tantangan terbesar bukan hanya menciptakan avatar yang semakin realistis, tetapi memastikan penggunaannya menghormati privasi, persetujuan, dan nilai-nilai etika agar teknologi benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.

Artikel Terkait

Lihat Semua